Selasa, 08 Maret 2016

Perbedaan Smartphone dan Tablet

Perbedaan Smartphone dan Tablet

Saat pertama kali iPad muncul di 2010 lalu, Anda pasti dengan mudah bisa menyebutnya sebuah tablet. Itu karena sebagai perbandingannya, smartphone memiliki ukuran layar jauh lebih kecil. Namun definisi semacam itu sekarang tidak lagi mudah diterapkan.

Android sebagai mobile platform yang mendominasi pasar smartphone muncul dengan berbagai produk dan ukuran layar yang semakin membingungkan. Seperti Samsung Galaxy Note, misalnya. Produk tersebut memiliki display berukuran 5,3 inci. Jika Anda menyebutnya tablet, maka Samsung mengategorikan Galaxy Note sebagai smartphone.

2011 bisa disebut sebagai Tahun Tablet. Itu karena bermacam produsen dari berbagai negara berlomba-lomba merilis tablet. Bahkan, ada merek-merek yang tidak pernah Anda tahu sebelumnya, tiba-tiba saja meluncurkan tablet Android. Ya, tahun 2011 memang disebut sebagai arena untuk berlomba menciptakan tablet, dengan berbagai OS.

Namun itu bukan berbarti smartphone mati di 2011. Sebaliknya, para produsen hardware juga terus menciptakan smartphone baru. Smartphone Android bahkan terhitung muncul tiap minggu selama 2011 ini.

Baik tablet maupun smartphone, dua-duanya merupakan perangkat mobile yang bisa melakukan berbagai pekerjaan yang hampir sama. Satu-satunya perbedaan yang tampak dari luar adalah ukuran touchscreen; tablet memiliki display yang lebih lebar dari smartphone. Namun tentu saja perbedaan smartphone dan tablet bukan hanya pada display. Ada sejumlah fitur yang membedakan smartphone dan tablet.

Perwakilan Acer, S. Rajendram, menyebut tablet adalah perangkat mobile untuk hiburan. Tablet pada dasarnya digunakan untuk multimedia, internet brwosing dan hal-hal lain yang lebih nyaman dilakukan dengan touchscreen lebar dibanding di  smartphone dengan layar lebih kecil. Display yang lebih besar seperti pada tablet merupakan USP dan di masa mendatang ukuran display itu akan semakin besar, sesuai dengan permintaan pasar.

Meski demikian ada sebuah faktor penting yang menggambarkan apa yang sebenarnya diinginkan oleh konsumen. Sebagai contoh, jika konsumen menginginkan kemudahan mobilitas pastinya mereka akan memilih perangkat mobile dengan display lebih kecil. Namun jika konsumen menginginkan layar lebar untuk mendukung kegiatan komputasi yang lebih kuat, pastinya pilihan jatuh pada tablet.

Jika Anda tahu Android Honeycomb merupakan mobile OS milik Google untuk tablet, maka tak lama lagi Anda akan menyaksikan sebuah Android versi terbaru yang mendukung smartphone maupun tablet. Yang dimaksud adalah Android Ice Cream Sandwich; merupakan kekuatan Google terbaru yang mampu menyatukan smartphone dan tablet Android.
Dengan munculnya Android Ice Cream Sandwich, sejumlah pengamat teknologi memperkirakan nantinya batasan antara smartphone dan tablet semakin sempit. Artinya, akan ada produk Android baru yang menawarkan kemampuan baik sebagai tablet maupun sebagai smartphone.

Smartphone dengan ukuran display sedikitnya 5 inci akan memberikan performa yang lebih baik dibanding smartphone yang ada saat ini. Namun di saat yang sama smartphone dengan ukuran display sebesar itu akan mempengaruhi portabilitas sebagai smartphone. Konsumen yang memikirkan faktor portabilitas tentunya tidak akan memilih smartphone dengan display besar.

Adanya sebuah teknologi yang dipakai untuk membuat dua perangkat mobile yang berbeda tidak akan bisa membantu konsumen untuk memilih. Apakah itu smartphone atau tablet, yang ditawarkan di pasaran saat ini sama-sama memiliki konfigurasi hardware sama dengan prosesor multi GHz. Dalam hal performa, keduanya menawarkan hal yang hampir sama tapi tidak dengan user experience. User experience di tablet pastinya berbeda dengan smartphone mengingat besar display yang dipakai juga berbeda ukurannya. Tapi sepertinya masalah ukuran display itu sedikit demi sedikit semakin tipis perbedaannya.

Tablet dengan ukuran display 7 inci telah banyak beredar di pasaran. Ukuran itu dianggap pas untuk konsumen yang menginginkan tablet dengan tingkat portibilitas tinggi. Berbeda dengan tablet 10 inci, konsumen yang menginginkan kenyamanan dalam bepergian lebih memilih tablet 7 inci.


^ Samsung Galaxy Tab 7 inci

Berbeda dengan tablet, salah satu hal penting yang ditawarkan smartphone adalah tingkat portabilitasnya yang sangat baik. Sebagai contoh, Acer Iconia Smart dengan aspect ratio 21:9 memiliki display 4,8 inci akan mampu memberikan tampilan yang lebih baik dibanding smartphone lain. Di masa mendatang smartphone dengan ukuran serupa akan terus bermunculan.

^ Acer Iconia Smart 4,8 inci [image source: GSMarena]

Sementara itu Varghese Thomas dari RIM India mengatakan bahwa tablet dan smartphone merupakan dua produk independen. Dia memperkirakan di masa mendatang baik tablet maupun smartphone akan berjalan beriringan tanpa adanya dominasi satu sama lain. Smartphone barangkali akan tetap mendominasi pasar namun tablet tidak akan punah mengingat konsumen memerlukannya untuk hal yang tidak bisa mereka lakukan dengan nyaman di smartphone, seperti menonton video.

Meskipun belum jelas akan seperti apa evolusi smartphone dan tablet namun pengamat yakin bahwa adanya produk baru tidak akan mempengaruhi bentuk smartphone dan tablet yang telah ada saat ini. Namun adanya Android Ice Cream Sandwich merupakan tanda bahwa tak lama lagi Anda akan melihat meleburnya smartphone dan tablet menjadi sebuah produk baru yang semakin mempersempit perbedaan antara smartphone dan tablet.
Baca selengkapnya

Perbedaan Blog dan Website

Perbedaan antara blog dan website cukup membingungkan bagi sebagian besar orang. Sebagian orang merasa bingung antara blog dan website sementara yang lain ada yang belum mengerti tentang keduanya. Dalam rangka untuk menghapus pandangan Anda tentang blog dan website, kami akan berbagi pengetahuan tentang perbedaan antara Blog dan Website. Sebuah blog dan website memang sama sekali berbeda dalam banyak hal. Anda tidak bisa menganggap keduanya itu satu hal yang sama! Untuk memiliki perspektif yang jelas mengenai keduanya, mari kita lihat perbedaannya di bawah ini.



1.  Menurut Wikipedia
Menurut Wikipedia, blog adalah sebuah situs diskusi yang terdiri dari enteri diskrit yang dipublikasikan di WWW (World Wide Web). Sementara website adalah sekumpulan halaman web terkait yang disajikan dari satu domain.
"Blog merupakan kontradiksi dari web log"
"Website merupakan kontradiksi dari situs di web"

2.  Berdasarkan Kontennya
Sebuah blog dapat berisi berbagai macam konten. Topik-topik posting dapat berupa bahasan mengenai teknologi, fashion, produk tertentu, atau mengenai aktor dan atlet tertentu dengan sensasi yang baru. Sebuah blog bertindak seperti sebuah majalah digital dengan berbagai kejutan bagi pembacanya setiap hari. Di sisi lain, sebuah website mewakili satu produk, satu orang, dan teknologi yang serupa. Dengan kata lain, website memiliki isi dengan genre serupa.

3.  Formal dan Informal Konten
Blog dan Website menggunakan nada yang berbeda untuk menangani pembacanya. Website ini umumnya menggunakan nada atau bahasa formal untuk menggambarkan isinya sementara blog biasanya menggunakan nada atau bahasa yang jauh lebih sederhana dan informal untuk deskripsi kontennya.

4.  Coding
Ketika membicarakan blog dan website, orang biasanya takut dengan coding. Jika Anda memilih blog, Anda tidak perlu khawatir! Untuk menciptakan sebuah blog, Anda tidak perlu seorang yang ahli di bidang pengkodean. Anda cukup mendownload template dan memulai dengan belajar dasar-dasar pengkodean. Berbeda dengan website, Anda harus paham dan mengerti pengkodean seperti HTML5, CSS3, PHP, dan lain-lain.

5.  Daftar Konten
Sebuah blog memiliki daftar kronologis postingan. Semua tulisan yang telah Anda buat disusun dari yang terbaru sampai terlama. Setiap kali Anda mengunjungi sebuah blog biasanya Anda langsung menemui daftar beberapa konten yang pernah diposting oleh pemiliknya. Sementara bila Anda mengunjungi website, Anda tidak akan menemui daftar itu. Data yang ada dalam website biasanya statis.

6.  Homepage
Untuk blog dan website, homepage sama sekali berbeda. Dalam sebuah website, homepage menjelaskan isi dasar situs web. Ini akan memberitahu pengunjung tentang jenis produk yang ditawarkan oleh website itu. Namun, homepage blog dibanjiri berbagai tulisan yang telah diposting.

7.  Rating
Sebuah blog sebagian besar dianggap aktif tergantung pada jumlah pengunjung aktif yang dimilikinya. Jumlah pembaca menentukan peringkat blog. Sebuah rating yang baik sangat penting untuk blog untuk berhasil dan mendapatkan lalu lintas sebanyak mungkin. Di sisi lain, sebuah website tidak dipengaruhi oleh hal-hal seperti pada blog.

8.  Waktu
Waktu yang tepat sangat penting untuk sebuah blog yang sukses! Anda perlu mengirim posting Anda biasanya antara pukul 08.00 sampai jam 12.00 untuk menarik pembaca ke blog Anda. Namun pada website, waktu tidak ada hubungannya dengan itu. Website itu tidak tergantung pada waktu.

9.  Interaksi Pengguna
Keluar dari blog dan website, blog dianggap lebih interaktif. Blog menawarkan pengunjung berupa opsi untuk berkomentar, menyukai, dan membagikan postingan. Sementara website biasanya admin memblok komentar sehingga membuat website kurang interaktif.

10. Search Engine
Setiap kali pengguna mencari menggunakan mesin pencari tertentu, maka blog yang akan dicari lebih banyak dibandingkan dengan website. Karena isi blog terus berubah, itu menyebabkan mesin pencari melakukan pencarian lebih banyak pada blog. Namun isi website ini statis sehingga website memiliki pencarian yang terbatas.

Nah sobat D'Genera, itu saja artikel yang bisa saya sajikan kali ini. Semoga bermanfaat bagi Anda semua dan membuat Anda menjadi mengerti mengenai perbedaan antara blog dan website..
Baca selengkapnya

Perbedaan Antara Informasi dan Data

Bagi Anda yang masih bingung mengenai perbedaan data dan informasi, simak ulasan berikut ini. Data dan informasi merupakan hal yang sering dijumpai, terlebih lagi di jaman yang serba modern seperti sekarang ini. Banyak orang yang memberikan, mendapatkan ataupun menggunakan data dan informasi. 
Namun, tahukah Anda apa yang dimaksud dengan data dan apa yang dimaksud dengan informasi? Untuk mencari perbedaan antara data dan informasi, tentu Anda harus paham atau mengerti dulu apa pengertian dari kedua istilah tersebut. Bagi Anda yang sering menggunakan data dan informasi, pastikan bahwa Anda juga mengetahui pengertian dari keduanya. Penting untuk Anda ketahui, data dan informasi merupakan 2 hal yang sangat berbeda. Baik pengertian ataupun penggunaannya, data dan informasi memiliki perbedaan yang sangat berbeda. Data adalah sesuatu yang masih bersifat mentah, di mana data masih berupa sesuatu yang tidak memiliki arti untuk penerimanya. Oleh sebab itu, dibutuhkannya pengolahan data hingga menjadi informasi yang siap disajikan. Dengan begitu, penerima dapat mengerti arti dari informasi yang telah diterima. Dari pernyataan tersebut maka dapat ditarik kesimpulan bahwa data merupakan sesuatu yang akan diolah menjadi informasi. Tanpa pengolahan, data yang disajikan tidak akan memiliki arti untuk para penerimanya. Sedangkan informasi sendiri merupakan hasil pengolahan data, informasi memiliki arti yang dapat dipahami oleh penerimanya. Tanpa adanya data, maka tidak akan ada informasi yang dapat disajikan. Untuk datanya sendiri dapat berupa gambar, angka, suara, keadaan, bahasa, huruf, simbol dan lain sebagainya. Data adalah sesuatu yang tidak bernilai jika tidak diolah dan informasi memiliki nilai dari hasil pengolahan data. Secara garis besar, data dan informasi memiliki keterikatan yang tidak dapat dipisahkan. Keduanya memiliki perbedaan yang sangat jelas sehingga tidak boleh dianggap sama. Contohnya, dalam setiap sistem informasi akan diawali dengan data kemudian diakhiri dengan informasi. Informasi sendiri memiliki nilai yang sangat berharga yang dibutuhkan oleh penerima. Namun, tanpa data ataupun tanpa pengolahan data yang tepat maka informasi yang bernilai tidak akan pernah ada. Informasi dan data bukanlah hal yang sama dan tidak bisa disamakan. Setelah membaca ulasan tersebut, pastikan bahwa Anda tidak lagi menyamakan antara data dan informasi. Kedua istilah tersebut sering dianggap sama oleh sebagian orang, pada kenyataannya keduanya memiliki pengertian yang sangat berbeda. Jika Anda sudah paham apa yang dimaksud dengan data dan apa yang dimaksud dengan informasi, gunakan kedua istilah tersebut sesuai maknanya. Jangan menganggap data dan informasi sebagai sinonim yang dapat saling menggantikan. Sekian yang dapat disampaikan, semoga informasi mengenai perbedaan data dan informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda semua. 
Baca selengkapnya